Tuesday, 12 June 2012

Potensi Sumber Daya Manusia Indonesia Berbasis Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi

(Oleh: Sudarwin)


Beberapa tahun terakhir, sebagian besar dari kita tentu masih mengingat betul munculnya berbagai fenomena di industri hiburan tanah air. Fenomena-fenomena tersebut mampu menarik perhatian sebagian besar masyarakat tanpa mengenal  strata sosialnya, sebut saja fenomena “artis dadakan” yang melahirkan artis-artis pendatang baru dengan tingkat popularitas tidak kalah dibanding artis-artis di dunia hiburan yang telah terjun sebelumnya. Terlahirnya nama-nama seperti Shinta dan Jojo, Norman Kamaru, dan paling baru yang sempat menghebohkan situs jejaring sosial terpopuler kedua dunia yakni twitter dengan foto tampannya, Bripda Saeful bahri ketika mengamankan perayaan Cap Go Meh di Kota Bandung.

Banyak asumsi berkembang, fenomena tersebut merupakan imbas dari perkembangan teknologi yang semakin meningkat, sebelumnya tidak pernah ada yang mengenal Shinta dan Jojo terkecuali keluarga ataupun kerabatnya sebelum ter-publish dan beredarnya video lipsinc keduanya. Situs-situs unggulan semisal Youtube, Facebook dan Twitter telah menjadi media yang paling berperan besar menaikkan popularitas beberapa artis-artis pendatang baru tersebut. Mempengaruhi dan menarik perhatian hampir 237 juta[1] penduduk Indonesia bukanlah hal yang mudah atau sulit untuk dilakukan, tapi bagaimana teknologi mampu memudahkan semuanya?

Ini menunjukkan tidak hanya teknologi yang berkembang, beberapa indikator lainnya menunjukkan penguasaan masyarakat Indonesia terhadap teknologipun meningkat. Menurut data situs wikipedia, Indonesia menempati urutan kedua pengguna facebook terbesar di dunia dengan 24 juta pengguna atau 10 % dari keseluruhan masyarakat Indonesia dan jumlah inipun terus meningkat. Tidak hanya facebook, data Situs Tempo, Indonesia juga menempati pengguna twitter terbesar kelima dunia dengan jumlah akun terhitung sampai februari 2012 yakni 19,5 juta akun. Penguasaan masyarakat terhadap internet sangatlah pesat apabila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2000 pengguna internet di indonesia hanya 2 juta pengguna, dalam waktu 10 tahun meningkat menjadi 30 juta pengguna, dan pada tahun 2011 terdapat 39,6 juta pengguna. Biayanya yang dahulu mahal menjadi alasan utama internet sulit untuk dimanfaatkan.

Namun tidak dengan sekarang, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) semisal internet sangat mudah dan murah untuk diakses oleh berbagai kalangan dengan menggunakan bantuan gadget mulai dari Handphone dengan web sederhananya hingga smarthpone ataupun tablet pc. Kegemaran masyarakat Indonesia terhadap produk teknologi merupakan hal yang positif apabila ditinjau dari feedback yang akan diraih. Kemudahan akses informasi adalah hal baik dalam membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sejak dulu masyarakat di Indonesia hanya “dicekoki” kebanggaan terhadap bangsa dari konteks sumber daya alam saja padahal jika Indonesia sendiri mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusianya maka harapan untuk sejajar dengan negara-negara maju merupakan sebuah keniscayaan. Indonesia, pada hakikatnya tidaklah tertinggal apabila dibandingkan negara-negara lainnya, sebuah gerbang kejayaan telah menanti indonesia kedepan. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi[2] apabila diselaraskan dengan peningkatan kualitas manusia indonesia akan menjadi kolaborasi yang efektif menuju gerbang kejayaan tersebut.

Indonesia bisa saja menjadi aktor utama di kancah dunia apabila meningkatkan kualitas sumber daya manusianya apalagi ditopang kualitas sumber daya alam yang melimpah, komunitas negara-negara maju yang disebut G8[3] pun adalah negara-negara yang meski tidak semuanya memiliki SDA yang banyak namun memiliki SDM yang berkualitas, sehingga kualitas SDM sangatlah berdampak terhadap kemajuan suatu bangsa.





[3] Negara G8 atau Group Of Eight adalah komunitas negara-negara maju beranggotakan Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Rusia, Inggris, Amerika serikat, dan Uni Eropa



Daftar Pustaka
____. 2010. BPS: Jumlah Penduduk Indonesia tahun ini capai 237,56 juta orang. http://www.infobanknews.com/2010/10/bps-jumlah-penduduk-indonesia-tahun-ini-capai-23756-juta-orang, diakses pada tanggal 26 Mei 2012, pukul 14:24 wita

____.2011. ADB: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Tinggi di Asia Tenggara. http://www.indonesiafinancetoday.com/read/14485/ADB-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Paling-Tinggi-di-Asia-Tenggara, diakses pada tanggal 26 Mei 2012, pukul 15:26 Wita

Wikipedia.. ____. G8. http://id.wikipedia.org/wiki/G8, diakses 26 Mei 2012, pukul 16:46

No comments:

Post a Comment

Orang baik meninggalkan pesan