Friday, 9 August 2013

276 Pemudik Tewas dalam Sepekan

Source: Republika Online, Edited: @darwin_jh
Tak dapat dipungkiri bila tiap tahun mudik tentu menjadi agenda tersendiri bagi sebagian besar masyarakat, khususnya mereka yang tinggal diwilayah perkotaan dan ingin merasakan berhari raya dikampung halaman. Idul Fitri yang pada tahun ini menginjak tahun ke-1434 H menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berbondong-bondong mudik ke kampung halaman mereka baik menggunakan kendaraan umum, maupun kendaraan pribadi. Namun sayangnya hal ini tak pelak melahirkan bahaya atau meningkatkan resiko kecelakaan mudik apalagi data menunjukkan bila tiap tahun korban pada masa mudik terus meningkat.

Berita dalam artikel Republika Online pada jumat tertanggal 9 Agustus 2013 mengemukakan hal yang begitu mencengangkan, yakni dalam sepekan saja telah terdapat 276 pemudik tewas dan ribuan lainnya luka-luka yang didata dari Operasi Ketupat Jaya Kepolisian Republik Indonesia. Menurut penulis, tentu jumlah ini bisa saja menjadi dua kali lipat, pada arus balik nanti.

Kepala Bagian Pen Divisi Humas Polri Kombes Agus Riyanto mengatakan, sudah ribuan orang tercatat menjadi korban kecelakaan selama Operasi Ketupat Jaya 2013. Untuk korban yang mengalami luka ringan sebanyak 1.658 orang dan luka berat sebanyak 435 orang dimana seluruh data korban ini terhimpun dari pendataan 1.331 peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat Jaya tersebut. Beliau menambahkan, kendaraan roda dua alias sepeda motor menjadi penyumbang terbanyak pendataan kecelakaan, yakni tercatat ada 1.897 sepeda motor. Kendaraan yang terlibat kecelakaan diikuti mobil penumpang sebanyak 426, bus sebanyak 109, mobil bermuatan sebanyak 232, dan 76 kendaraan tidak bermotor (sepeda).

Menurut Agus, keadaan lelah dan mengantuk menjadi sebab terbanyak kecelakaan sebanyak 319 kasus, diikuti oleh kelalaian seperti tidak menjaga jarak sebanyak 200 kasus, melanggar batas kecepatan 156 kasus, melanggar lampu lalu lintas sebanyak 44 kasus, dan konsumsi alkohol sebanyak 37 kasus. Persoalan ini tentu bukanlah hal yang sepele, apalagi mengingat mudik merupakan agenda tahunan dan korbannya setiap tahun terus meningkat. Oleh karena itu perlu ada solusi kongkrit baik dari pemerintah maupun segenap stakeholders untuk turut membantu meminimalisir atau menekan jumlah korban, semisal memaksimalkan keberadaan Bus Gratis bagi masyarakat yang berencana mudik menggunakan kendaraan roda dua dan lain sebagainya.

Artikel berita Republika ini sangat bermanfaat bagi mereka yang mudik maupun bagi mereka yang akan kembali melanjutkan aktivitasnya di perkotaan pada arus balik nanti untuk lebih berhati-hati dalam pejalannnya.

Review dari Republika Online: 276 Pemudik Tewas dalam Sepekan




Comments
7 Comments

7 comments:

  1. Review nya menarik gan

    ReplyDelete
  2. kyaknya lebih baik mudik pakai pintu kemana saja Doraemon, praktis,lebih hemat, tidak beresiko. hhhhhaaaa

    ReplyDelete
  3. Makasih sudah komen ya semua,... :)

    ReplyDelete
  4. artikelnya bermanfaat gan

    ReplyDelete
  5. Pulang Kampung untuk merayakan Idul Fitri hendaknya tertib sehingga tidak menimbulkan korban jiwa, komentar balik ya ke blog saya www.goocap.com

    ReplyDelete

Orang baik meninggalkan pesan