Saturday, 4 April 2015

Aplikasi WisataLokal, Referensi Terbaik Ber-Wisata Lokal



Menghabiskan waktu dengan berwisata tentu merupakan pilihan yang mengasyikkan, apalagi bila dilakukan oleh orang yang memiliki rutinitas pekerjaan yang terkadang begitu menguras tenaga dan pikiran. Bahkan, bagi sebagian orang berwisata kini menjadi rutinitas untuk mencari jati diri. Namun kemudian apa jadinya bila aktifitas berwisata tak memiliki destinasi yang tepat? atau tidak tahu tempat wisata yang ingin dituju? tentu ini menjadi persoalan tersendiri bukan.

Setelah membaca artikel ini, anda tentu tidak akan lagi kebingungan memilih tempat wisata terbaik yang dapat anda kunjungi. Ada satu aplikasi smartphone yang benar-benar akan memudahkan anda dalam memilih destinasi yang tepat. Sekarang memang segalah hal jadi serba mudah, maka tak ayal berwisatapun tentu jadi lebih mudah. Aplikasi ini bernama WisataLokal, aplikasi smartphone besutan anak bangsa ini menyediakan begitu banyak informasi tempat wisata lokal terbaik yang dapat anda kunjungi.

Melihat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan 13.000 pulau dan 34 Provinsi, aplikasi WisataLokal memberikan informasi ribuan kekayaan alam serta keragaman budaya. Untuk lebih jelasnya, berikut penjabaran detil mengenai aplikasi WisataLokal.

Pengembang Aplikasi Wisata Lokal

Membahas sebuah aplikasi tentu tidak "greget" rasanya bila tidak membahas siapa pengembangnya. Aplikasi WisataLokal dikembangkan oleh Pak Mico Wendy, pria yang berasal dari Kota Bandung dan berdomisili di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ini merupakan dosen di Universitas Bina Nusantara atau yang lebih dikenal dengan nama Binus University. Beliau memiliki hobi diantaranya, yakni programing, reading, serta traveling. Dari kolaborasi ketiga hobi ini lahirlah aplikasi WisataLokal yang dapat dengan mudah kita temukan di Play Store, App Store, bahkan Windows Store.

Founder WisataLokal
Selain sebagai founder WisataLokal, Pak Mico Wendy juga merupakan Conceptor dan CEO Konsep.net, yaitu website yang membantu siapa saja yang ingin mengembangkan software dengan konsep yang kita inginkan sendiri.

Aplikasi WisataLokal

Di halaman depan aplikasi, kita akan dihadapkan dengan pilihan tempat wisata dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Angka-angka dalam masing-masing kotak menunjukkan jumlah tempat wisata yang bisa kita eksplor di aplikasi ini.


Bila anda tidak ingin repot, tersedia pilihan "search", anda tinggal mengetikkan tempat wisata atau provinsinya, maka dengan seketika tempat wisata yang ingin anda tujupun muncul. Sebagai contoh, saya mengetik "sulawesi selatan", maka pilihan sulawesi selatanpun muncul dan tinggal di klik. Setelah memilih provinsinya, kita kemudian diajak memilih kota atau kabupatennya. Didalam pilihan kota dan kabupaten ini tersedia berbagai tempat wisata berikut penjelasannya yang siap kita eksplor.

Fitur Aplikasi WisataLokal

Menu utama berada di side bar sebelah kiri. Dari sini anda bisa melihat profil anda (Jika sudah daftar/login). Dalam menu utama tersebut tersedia menu untuk Login, Province, Gallery, Article, Settings, Help, dan About. Pada menu Article pengguna akan menemukan kumpulan artikel dari berbagai sumber yang berkaitan dengan lokasi wisata yang terdapat pada aplikasi. Sedangkan pada menu Gallery pengguna akan menemukan kumpulan berbagai foto dari loksai wisata.

Tatap Muka Aplikasi WisataLokal
Saat masuk ke lokasi wisata lokal (POI), pengguna akan segera dihadapkan pada tampilan yang rapih. Terdapat beberapa menu yang bisa anda pilih, menu Maps dapat digunakan untuk mencari lokasi tempat wisata, menu Images untuk melihat kumpulan foto-foto, Review untuk melihat ulasan pengguna lain, Share untuk berbagi melalui sosial media, serta fitur Upload foto untuk membagi dokumentasi anda kepada pengguna lain.

Wisata Lokal di aplikasi WisataLokal

Dari aplikasi wisata lokal ini saya tertarik dengan satu informasi tempat wisata yang terletak di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Tempat wisata ini bernama Benteng Fort Rotterdam, atau awalnya dikenal dengan nama Benteng Ujung Pandang. Saya telah beberapa kali ke tempat wisata ini, dan tidak pernah bosan dengannya. Bagi anda yang ingin merasakan nuansa kolonial sambil melihat sejarah Kota Makassar, tentu tempat ini menjadi pilihan terbaik bagi anda.

Benteng Fort Rotterdam ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja kesembilan Kerajaan Gowa. Bila dilihat dari atas, benteng ini berbentuk penyu. Penyu memiliki filosofi hewan yang bisa hidup di darat dan dilaut, yang demikian pula dengan Kerajaan Gowa yang senantiasa berjaya di darat maupun dilaut. Bagi anda yang ingin berkunjung ke Kota Makassar, ada baiknya anda tidak melewatkan kesempatan berkunjung ke benteng ini.

Benteng Fort Rotterdam
Kelebihan Aplikasi Wisata Lokal

Tatap muka yang rapih dan informasi yeng lengkap merupakan kelebihan dari aplikasi ini. Dengan kesederhanaan penggunaan, maka aplikasi ini dapat digunakan oleh siapa saja. Aplikasi ini pula juga telah tersedia di berbagai platform OS, mulai iOS, Android hingga Windows sehingga memudahkan calon pengguna untuk mengunduh dan menggunakannya.

Saran

Pengembang sebaiknya lebih mengiklankan ataupun mencari donatur yang siap membantu pengembangan aplikasi ini. Sehingga bila kualitas semakin baik dan nama aplikasipun besar, hal ini tentu akan menarik ribuan pengguna baru tuk datang atau bergabung dengan aplikasi ini.





Referensi:
http://www.wisatalokal.net/
https://dailysocial.net/
https://images.google.com/
https://sobatpetualang.com/


No comments:

Post a Comment

Orang baik meninggalkan pesan