Saturday, 30 December 2017

Ayo Selaraskan Langkah Bersama Astra Menyelamatkan Indonesia


Kick off Program Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas, April 2014. Sumber satu-indonesia.com
 ...
Ayah meninggal sejak 2003 silam, saat itu saya bahkan masih belum menamatkan pendidikan sekolah dasar ketika ayah meninggalkan keluarga kecil kami. Tak ada satupun kami yang menyangka bahwa beliau akan begitu cepat pergi meninggalkan ibu, saya, adik, dan kakak-kakak saya. Ayah meninggal pada sebuah kecelakaan tunggal, sebabnya mobil yang dikendarai ayah lepas kendali, mengakibatkan mobilnya terbalik di sisi jalan yang curam.

Sepeninggal ayah begitu banyak hal yang berubah, kami harus memulai kehidupan yang baru dengan penuh keterbatasan. Seringkali kami berharap kehadiran ayah, mengayomi, mengasihi kami menghadapi dunia yang terkadang begitu tidak bersahabat. Andai saja kecelakaan itu tidak pernah terjadi, ayah mungkin saja bisa hadir menyaksikan kami anak-anaknya tumbuh menjadi dewasa, menyelesaikan pendidikan, bahkan menemani saya saat wisuda di tahun 2014 yang lalu. 

Satu hal yang saya pelajari dari peristiwa yang dialami oleh ayah saya, kecelakaan ini mengakibatkan begitu banyak kerugian moril maupun materil yang traumatik, karena akibatnya terus dirasakan oleh saya bahkan kami sekeluarga, olehnya suatu saat bila saya akhirnya memutuskan menikah dan memulai kehidupan dengan keluarga baru, saya akan lebih berhati-hati dan menjaga diri sebaik mungkin agar apa yang telah saya rasakan ini tidak juga dirasakan oleh istri dan anak-anak saya nanti.

Kecelakaan di Indonesia

Hal yang perlu kita cermati, kecelakaan merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Korban kecelakaan di Indonesia bahkan lebih banyak dari jumlah korban terorisme, bencana tsunami, bencana banjir, dan lain-lain. Dalam Forum Polantas ASEAN 2017 bertajuk Kerja Sama Global untuk Menciptakan Keselamatan Berlalu Lintas, di Jakarta, Rabu, 15 November 2017, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan tingkat kecelakaan lalu lintas di Indonesia salah satu tertinggi di antara negara-negara ASEAN, yang tiap tahunnya dapat merenggut 28-30 ribu nyawa. Bayangkan ada begitu banyak keluarga diluar sana yang kehilangan kerabat, sanak famili diakibatkan kecelakaan.

Grafik berikut adalah grafik yang saya olah dari website Korlantas Polri. Grafik ini menunjukkan total jumlah kecelakaan dan korban meninggal dunia di beberapa triwulan terakhir. Setidaknya ada rata-rata 5 ribuan lebih nyawa yang menjadi korban setiap triwulannya.

 

Kemudian grafik berikutnya menunjukkan setidaknya ada lima jenis pelanggaran penyebab kecelakaan. Pelanggaran terbesar dilakukan oleh para pengendara motor dengan sebagian besar dari mereka mengendarai motor tanpa memiliki SIM.


Dari grafik ini kita dapat melihat penyebab utama kecelakaan adalah kurangnya kesadaran pengemudi untuk tertib lalu lintas. Sehingga hal ini kemudian membuat Astra sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia menggalakkan program “Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas” sebagai bentuk tanggung jawab sosial Astra untuk turut berpartisipasi aktif dalam mengkampanyekan program tertib lalu lintas dan berkendara.

Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas

Astra melihat tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia disebabkan kurang tertibnya pengguna jalan dalam berkendara. Olehnya Astra menggalakkan kepedulian terhadap keselamatan pengendara kendaraan bermotor dan pengguna lalu lintas dengan melakukan upaya mengurangi angka tersebut dengan mengadakan program Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas. 

Jajaran Grup Astra melepas peserta touring keselamatan berkendara di Astra Motor Center Jalan Gajahmada, Semarang. Sumber: sindonews.com
Peluncuran program Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas dilakukan pada 15 april 2014 yang lalu, dihadiri oleh Pudji Hartanto, Kakorlantas RI dan Prijono Sugiarto, Presdir Astra International Tbk. serta dihadiri oleh Pongki Pamungkas, Chips of Corporate Communication, Security, Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk., serta Direksi Astra Group. Setidaknya ada tiga pilar yang dikawal oleh Astra dalam program ini, yakni:


1. Safety Awareness of Customer, setiap pelanggan yang membeli produk Astra akan di diberikan Safety driving and ridinghand book sebagai panduan dalam mengemudikan kendaraan. Selainitu Astra akan selalu menyisipkan kampanye keselamatan berkendara disetiap event yang dilakukan.

2. Safety campaign for public yakni pengaduan berlalu lintas untuk masyarakat yang dikemas dalam tujuh tips aman berlalu lintas yang dilaksanakan melalui talkshow radio, social media dan event khusus, tujuh tips tersebut adalah wajib punya SIM, mampu mengemudi dengan baik, mengemudi tanpa telepon genggam, kendaraan dalam kondisi prima, klik helm dan sabuk pengaman, tidak dalam keadaan mengantuk, berhenti di belakang garis putih dan tidak berkendara di bahu jalan.

3. Edukasi yang menyasar pelajar SD hingga mahasiswa dalam keselamatan berlalu lintas yang dikemas melalui Astra Berbagi Ilmu (ABI) yang dilakukan oleh karwayan Astra melalui kurikulum etika berlalu lintas serta pelatihan safety riding untuk pelajar SMA.
Safety Riding untuk Pelajar SMA, Sumber satu-indonesia.com
Safety Riding untuk pelajar SMA, Sumber: otoVista.com
Program Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas ini merupakan program anual Astra sejak 2014,di tahun 2017 ini sendiri diselenggarakan Festival Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas di Medan sejak tanggal 22 hingga 24 September.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat membuka Festifal Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas di Medan. Sumber: astra.co.id
Festival Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas dibagi dalam beberapa kegiatan yaitu, Talkshow, Awarding Astra Road Safety Fest, Fun Rally dan Carnival. Sebelumnya, masyarakat Medan bersama Grup Astra telah terlebih dahulu melaksanakan beberapa program Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas, salah satunya adalah Astra Road Safety Challenge yang telah dilaksanakan sejak Agustus 2017. Acara ini menargetkan peserta komunitas dan pelajar Medan. Serangkaian festival ini seakan merayakan berbagai upaya yang telah dilakukan Astra dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara. Adapun program yang telah dijalankan (Sumber: satu-indonesia.com) adalah:

Toyota Astra Motor (TAM):
Program Traffic Safety dilaksanakan TAM untuk mengembangkan upaya dalam mengurangi permasalahan lalu lintas seperti kecelakaan dan kemacetan, terdiri dari sejumlah program pendidikan keselamatan dalam mengemudi (safety driving) di beberapa daerah. Selain itu bekerjasama juga dengan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melaksanakan perbaikan jalan.

Astra Daihatsu Motor (ADM):

Bersama dengan Korlantas, ADM menggandeng Club Daihatsu untuk mendeklarasikan Anti Bahu Jalan bagi pengguna jalan tol pada 2010. Pada tahun 2011 ADM mengampanyekan No Texting While You Drive dan membuat safety driving simulator yang menunjukkan cara mengemudi yang aman yang ditujukan untuk anak-anak. Selain itu ADM juga bekerjasama dengan Korlantas Polri untuk pembangunan rambu-rambu dan pembuatan buku-buku Ayo Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas.

Astra Honda Motor (AHM):
AHM bekerjasama dengan dinas pendidikan untuk mengembangkan kurikulum pembelajaran etika berlalu lintas untuk siswa SMA/SMK dan SMP di 30 provinsi dan akan terus dikembangkan ke provinsi lain. Sebanyak 1.000 Honda Riding Trainer (HRT) yaitu simulasi keselamatan berkendara dengan standar internasional disebarkan di seluruh jaringan Honda.

Asuransi Astra:
Asuransi Astra menyelenggarakan Always Drive Safely bersama produk asuransinya Garda Oto sejak 2006, yang terdiri dari berbagai program safety driving clinic yang ditujukan untuk wanita, anak muda dan keluarga.

FIF Group:

Sejak 2012 FIF Group mengadakan workshop safety riding untuk para karyawan dan Inspeksi Nasional Keselamatan Berkendara yang terdiri dari pengecekan masa berlaku SIM dan STNK serta kondisi dan kelengkapan sepeda motor karyawan dan kendaraan operasional kantor.

Astra Credit Companies (ACC):
Sejak 2013, ACC bekerjasama dengan AHM mengadakan safety riding bagi karyawannya.

Marga Mandala Sakti (MMS):
Setahun tiga kali MMS melaksanakan kampanye keselamatan berlalu lintas di area peristirahatan (rest area) jalan tol Tangerang – Merak KM 68, 45 dan 43. MMS juga bekerjasama dengan radio-radio untuk mempublikasikan tip-tip keselamatan berlalu lintas.

Serasi Auto Raya (SERA):

Beberapa kegiatan untuk membudayakan keselamatan berlalu lintas telah dilakukan oleh SERA, yaitu Defensive Driving Training Center yang memberikan edukasi kepada para pengemudi TRAC serta karyawan-karyawan dari pelanggan TRAC. SERA juga mengadakan Safety Riding for Mining yang ditujukan untuk para pengemudi di area pertambangan. Ada juga Tremo, yaitu rental motor dan rider training serta pelatihan safety riding untuk pengemudi-pengemudi ojek di sekitar instalasinya

Sebagai penutup serangkaian kegiatan yang selenggarakan oleh Astra ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara dengan harapan mengurangi jumlah angka kecelakaan di Indonesia. Perhatian Astra terhadap keamanan berkendara seyogyanya tidak hanya menjadi perhatian Astra semata, melainkan menjadi perhatian kita bersama. Mulailah dari diri kita sebagai stakeholder dalam masyarakat untuk turut tertib lalu lintas, yang berlanjut menjadi kesadaran masyarakat secara menyeluruh. Dengan meningkatnya kesadaran berkendara kita menjamin kehidupan masyarakat yang lebih baik serta menjadikan lalu lintas ramah kepada siapa saja. Perjalanan 60 tahun Astra adalah bukti makin dewasanya Astra dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, menginspirasi jutaan sumber daya manusia menjadi unggul serta berkontribusi sosial yang berkelanjutan bagi bangsa dan negara. Ayo selaraskan langkah bersama Astra kita selamatkan Indonesia



Referensi:
satu-indonesia.com
astra.co.id
sindonews.com

Gambar kreatif oleh darwinjh.blogspot.co.id

 
Comments
2 Comments

2 comments:

  1. Tulisan yang menarik dan kaya akan informasi. Semoga jumlah kecelakaan di Indonesia dapat berkurang setiap tahunnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bner bget mba. Ini perlu jadi perhatian kita semua.

      Delete

Orang baik meninggalkan pesan