
Pertama menggunakan layanan #AskBNI, saya langsung kecewa. Kekecewaan saya karena saya sempat diberikan informasi yang tidak benar. Saya menanyakan perihal bisakah Rekening BNI Tabunganku memiliki Kartu ATM, yang sebelumnya dijawab bisa namun beberapa saat kemudian dijawab tidak bisa. Walau demikian karena masih merupakan layanan baru saya masih bisa memaklumi, layanan ini sepertinya membutuhkan banyak masukan agar tidak lagi mengecewakan para nasabah atau calon nasabah.
Fitur #AskBNI sendiri merupakan layanan yang dapat memudahkan kita untuk mendapatkan segala informasi mengenai layanan-layanan BNI melalui sosial media. Kita dengan mudah mendapatkan informasi yang kita butuhkan semudah kita berkicau di twitter. Kita cukup menfollow akun @BNI46 kemudian melalui DM kita akan mendapatkan beberapa instruksi, cara pendaftaran dan bagaimana cara mendapat informasi dengan menggunakan hastag #AskBNI.
![]() |
| Peluncuran Layanan #AskBNI, Sumber Gambar: Kompas |
Keinginan menanyakan mengenai bisakah BNI Tabunganku memiliki Kartu ATM sebenarnya terbersit sehabis saya melakukan penarikan di BNI beberapa waktu lalu. Sekuriti yang menjaga tempat penarikan nomor antrian menanyakan saya mengapa tidak membuat Kartu ATM nya saja agar tidak perlu repot-repot melakukan penarikan di Bank. Mungkin ingatan beliau begitu kuat, sampai-sampai ingat kalau saya seringkali melakukan penarikan disana.
Kepada sekuriti saya mengatakan, "oh bisa ya pak? Bukannya ATM Tabunganku tidak ada ATM nya". Beliau menjawab, "coba adek ke costumer service aja" namun karena waktu itu saya sedang terburu-buru saya hanya bilang ke beliau, "lain kali aja deh pak". Malamnya karena saya bingung mengenai ini dan takut sesat info, saya kemudian untuk pertama kalinya memberanikan bertanya dengan menggunakan layanan #AskBNI. Yang mengecewakan ternyata sejak 1 oktober 2015, BNI tidak lagi memberikan fasilitas kartu ATM untuk BNI Tabunganku.

Saya dan BNI
Saya menjadi nasabah setia BNI sekitar lima tahun yang lalu ketika masih awal-awal masa kuliah dulu. Saya beruntung mendapat beasiswa dari kampus dimana beasiswa saya akan ditransfer tiap tiga bulan sekali. Waktu itu kampus mensyaratkan untuk menggunakan BNI Tabunganku alasannya agar mahasiswa bisa lebih berhemat karena layanan ini tidak dilengkapi oleh fasilitas Kartu ATM. Keunggulan lain Rekening BNI Tabunganku juga bebas biaya bulanan dan biaya penggantian buku, dua hal ini yang membuat saya betah menggunakan BNI Tabunganku.

Sejak lulus kuliahpun saya masih menggunakan BNI Tabunganku, gaji sayapun setelah bekerja juga ditransfer kerekening saya. Namun sayangnya saya sepertinya dihadapkan masalah baru, sekarang saya mengalami kesulitan ketika ingin mencairkan uang saya di rekening. Dengan waktu kerja saya dari senin hingga sabtu, saya kesulitan karena tidak memiliki waktu banyak untuk antri di bank.
Saat ini saya jadi susah berhemat, saya menjadi sering melakukan penarikan lebih dari yang sebenarnya saya butuhkan. Ini agar saya tidak sering-sering ke bank karena saya kerap telat masuk kerja bila menyempatkan waktu ke bank. Namun sayangnya karena ketidakmampuan memanajemeni keuangan, pada akhirnya tabungan saya jadi cepat habis. Hal ini sangat saya sayangkan.
Apa yang saya pelajari dari kasus saya ini? Saya sepertinya membutuhkan Kartu ATM agar tidak perlu lagi antri di bank langsung, tidak perlu melakukan penarikan dalam jumlah banyak lagi sehingga keuangan saya dapat saya atur dengan lebih baik. Oleh sebab itu, informasi mengenai boleh tidaknya Nasabah BNI Tabunganku mendapatkan fasilitas Kartu ATM kemudian membuat saya merasakan sedikit harapan untuk permasalahan saya. Namun sayangnya fasilitas ini telah ditiadakan semenjak oktober 2015. Saya sepertinya kurang update soal info-info dari Bank BNI sehingga melewatkan kesempatan mendapat fasilitas Kartu ATM ini. Disini saya benar-benar kecewa.
Saya tidak Ingin Membuka Rekening Baru
Ada teman yang menyarankan saya untuk membuka rekening baru yang ada fasilitas Kartu ATMnya, namun saya lebih memilih tetap menggunakan rekening BNI Tabungan saya yang lama. Sebabnya tak lain saya tidak ingin memiliki begitu banyak rekening. Saya menganggap dengan saya memiliki lebih dari satu rekening, saya malah jadi susah memfokuskan seluruh tabungan saya.

Alasan lain juga saya tidak ingin dengan saya membuka rekening baru saya nantinya malah mengabaikan rekening lama saya, khawatir lupa mengisi kemudian menjadi rekening pasif. Selama ini BNI Tabunganku juga telah menjadi bagian dari perjalanan saya, sehingga saya masih ingin terus menggunakannya.
Kelebihan tidak adanya potongan biaya admin tiap bulan dengan BNI Tabunganku juga menjadi penyebab saya susah move on dari BNI Tabunganku. Uang yang kita tabung tidak akan berkurang karena potongan, malah akan semakin bertambah. Selain itu, bila buku tabungan kita telah rusak, kita dapat menggantinya tanpa harus dikenakan biaya pengganti.
Kelebihan tidak adanya potongan biaya admin tiap bulan dengan BNI Tabunganku juga menjadi penyebab saya susah move on dari BNI Tabunganku. Uang yang kita tabung tidak akan berkurang karena potongan, malah akan semakin bertambah. Selain itu, bila buku tabungan kita telah rusak, kita dapat menggantinya tanpa harus dikenakan biaya pengganti.
Rekening BNI Tabunganku memang bukan rekening yang pertama bagi saya, namun kini hanya satu-satunya yang saya miliki. Ketika masih SMA dulu saya pernah membuka rekening di bank lain, namun kini mungkin telah menjadi rekening pasif karena saya sudah tidak menggunakannya lagi, saya juga lupa dimana saya menyimpan buku tabungannya.
Apa yang Saya Harapkan
Saya berharap kepada BNI untuk kembali memberikan fasilitas Kartu ATM bagi nasabah BNI Tabunganku. Tujuan utama adanya BNI Tabunganku memang untuk menabung atau bisa lebih berhemat. Tapi sebenarnya ini tergantung dari kondisi tiap-tiap nasabah sendiri. Sebagian nasabah bisa saja bisa lebih berhemat tanpa adanya fasilitas Kartu ATM namun sebagian nasabah yang lain justru bisa berhemat dengan adanya fasilitas Kartu ATM.

Saran saya juga untuk layanan #AskBNI agar bisa lebih akurat memberi informasi mengenai layanan-layanan yang dimiliki oleh BNI. Saya mengapresiasi besar adanya layanan #AskBNI untuk memberikan informasi untuk nasabah dan calon nasabah, saya juga mengapresiasi cepatnya layanan #AskBNI ini karena tidak menunggu waktu lama pertanyaan saya kemudian dijawab oleh admin.
BNI selama ini telah menjadi bagian dari saya. BNI telah membantu saya sejak menempu pendidikan dibangku kuliah dulu. Sekali lagi apa yang saya tulis ini hanya masukan agar kedepannya layanan BNI bisa lebih sempurna lagi. Sebagai salah satu bank nasional yang selalu mengedepankan pelayanan, saya berharap BNI tetap memberikan pelayanan terbaiknya dalam melayani negeri kebanggaan bangsa ini.
![]() |
| Kantor Cabang BNI tempat saya sering narik-setor (Dokumentasi Pribadi) |


