• [Terbaru] Menuju Titik Tertinggi Pulau Jawa (Part 1): Ide Gila Modal Nekat Klik Disini
Showing posts with label Nissan. Show all posts
Showing posts with label Nissan. Show all posts

Wednesday, 14 June 2017

Sebuah Mimpi yang Jadi Kenyataan



Menyaksikan suksesnya Real Madrid mendapatkan gelar keduabelas Liga Champion sebenarnya merupakan puncak kebahagiaan dari perjalanan saya yang begitu ajaib. Saya tidak pernah membayangkan akan menjadi satu dari tiga blogger yang diajak Nissan menyaksikan pertandingan final langsung di Cardiff UK. Iya, menyaksikan Final Liga Champion langsung di Millenium Stadium.

Dapat menyaksikan sang mega bintang Ronaldo mengocok si kulit bundar, hingga dapat juga melihat langsung si kuping lebar diarak pemain Madrid merupakan sebuah mimpi saya yang jadi kenyataan. Nissan sendiri merupakan sponsor utama UEFA Champions League, dan secara konsisten sejak 2015 telah memberangkatkan fan dari berbagai negara menyaksikan Final Liga Champion, untuk Indonesia tahun ini adalah giliran blogger.

Sebelum ini untuk mencari delegasi yang akan diberangkatkan ke Cardiff, Nissan menyelenggarakan kompetisi blog. Ajaibnya saya bisa menjadi salah satu dari tiga pemenang dari sekitar 500an tulisan yang masuk.


Hal yang paling mendebarkan bagi saya dalam perjalanan ini sebenarnya bukan hanya pertandingan final yang bakal kami saksikan, melainkan proses pengurusan Visa dan segala mitos sulitnya Visa UK untuk didapat.

Untuk pengurusan Visa UK kami, Nissan mempercayakan kepada PT JTB Indonesia. Disini kami kenal dengan Mba Yoan yang akan mengurusi segala keperluan Visa kami. Berdasarkan salah satu persyaratan Visa dimana para pemohon diwajibkan hadir untuk melakukan perekaman biometric, sayapun perlu terbang ke ibukota untuk melakukan perekaman di Vfs Global di Kuningan City mall


Sehari sebelum jadwal keberangkatan, kamipun mendapat kabar bahwa Visa UK kami telah keluar. Ini suatu kebahagiaan tersendiri, karena itu berarti kami sudah memiliki izin untuk berkunjung ke negeri Ratu Elizabeth ini. Saya sendiri hingga Visa kami keluar merasa belum begitu yakin akan ke Cardiff, karena khawatir alih-alih Visa kami tidak keluar, bahkan mungkin ditolak.







A post shared by darwin (@darwin.jh) on

Perjalanan Menuju Cardiff

Kami berkumpul di Terminal 2 Bandara Soekarno hatta untuk kemudian bertolak ke UK. Untuk perjalanan ini kami perlu transit dua kali, pertama di Kuala Lumpur lalu kemudian di Amsterdam. Melihat bahwa kami akan ke Amsterdam dulu, ini menambah senangnya saya dengan perjalanan ini, karena setidaknya dapat juga melihat negeri oranye meski hanya bandaranya saja, :').

Foto bersama sebelum berangkat
Oh, iya sebagai pengenalan, dari yang paling kiri adalah Herdiana S (www.deluxhionist.com) life style blogger asal Bandung, Mas Joko Suyamto (Pegawai Teladan Nissan Indonesia), Mba Cika (Istri dari Mas Faiz), Pak Budi Nur Mukmin (Salah satu petinggi Nissan Indonesia), Mas Faiz (Pemenang Game Competition yang diadakan Nissan), dan terakhir Saya sendiri. Sedang yang mengabadikan foto ini adalah Mas Choirul Huda (www.roelly87.com), beliau adalah salah satu blogger jurnalis olahraga di Indonesia yang juga merupakan salah satu pemenang kompetisi blog yang diadakan Nissan.

Dikasih beberapa lembar Dollar dan Euro buat jajan

Untuk pesawat kami menggunakan KLM Royal Dutch, sebuah maskapai asal negeri Belanda. Maskapai ini yang mengantarkan kami melintasi udara India, Ukraina, jerman hingga transit di Amsterdam. Untuk pelayanan dari kru maskapai sendiri lumayanlah, karena saya masih lebih menyukai pelayanan kru Garuda yang keramahannya sudah sering saya jumpai.

Perjalanan kami menuju amsterdam memakan waktu lebih 11 jam, ini menjadi perjalanan terlama saya dalam pesawat. Cara terbaik untuk tidak bosan dalam perjalanan selama itu, adalah menghibur diri dengan menonton film atau sekedar mendengar musik. Sayangnya di KLM saya tidak menemukan lagu Indonesia, koleksi lagu barat terkininya pun kurang. Jadinya saya menikmati yang ada saja.

Bagaimana dengan makanannnya? Makanannya tidak begitu enak, mungkin kokinya lebih mengikuti lidah Belanda, meski dalam penerbangan itu banyak orang Indonesianya. Disini saya merindukan makanan Indonesianya Garuda, karena sudah pasti pas di lidah saya :D. Apalagi waktu itu kami sedang dalam keadaan berpuasa, sehingga lebih menginginkan makanan nusantara yang menemani kami saat berbuka di pesawat.

11 jam berlalu, saat hari sudah berganti, Pilot menginformasikan bahwa tidak lama lagi pesawat akan mendarat di Schipol International Airport, Amsterdam. Di Bandara Schipol kami perlu berganti pesawat untuk menuju ke London. Bandara Schipol ini begitu luas, untuk berpindah dari gate tiba kami ke gate pesawat menuju londonpun kami harus berjalan lumayan jauh. Tapi ya gpp, ini semua demi bisa menyaksikan pertandingan pamungkas Liga Champion di Cardiff UK.

Pesawat KLM yang mengantar kami dari Schipol Airport Amsterdam ke Heathrow London. 
(Taken by www.deluxshionist.com)
Schipol Int. Airport

Pesawat yang mengantarkan kami ke london juga dari maskapai KLM tapi ini pesawatnya lebih kecil. Seperti maskapai lion air kalau didalam negeri. Singkat cerita kami akhirnya tiba di Heathrow Airpoirt, untuk masuk ke UK seperti biasa kami harus melewati imigrasi UK yang saat itu begitu padat. Lebih 2 jam kami mengikuti antrian, kemudian menjumpai petugas imigrasi dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan dengan raut wajah yang sinis. Alhamdulillah, kami akhirnya diizinkan masuk.


Baru keluar dari pintu kedatangan kami telah disambut oleh perwakilan Nissan Global. Setelah melakukan registrasi, dan ceklis sana-sini, kami akhirnya diantar menuju Cardiff. Di Cardiff kami akan tinggal di Magellan Cruise, sebuah Pesiar asal Bahamian.


Magellan Cruise, Sensasi Nginap di Kapal Pesiar

Salah satu hal lain yang membuat perjalanan ke Cardiff UK begitu berkesan adalah karena kami menginap di sebuah kapal pesiar. Ini pengalaman pertama saya menikmati hunian seperti hotel berbintang dalam sebuah kapal. Untuk masuk ke kapal ini pertama kali, kami perlu melewati antrian untuk mengambil Cruise Card yang dapat digunakan untuk masuk dan keluar kapal. Cruise Card ini bahkan saya bawah pulang untuk jadi kenang-kenangan.


Di Magellan Cruise, saya dapat kamar 5139. Tiba di kamar ini saya bahkan langsung berbaring seraya kembali meyakinkan diri bahwa saya benar-benar telah berada di UK. Tidak pernah terbayangkan saya akan benar-benar berada di negeri itu untuk suatu hal yang begitu manis, menyaksikan Final Liga Champion. Ini benar-benar sebuah mimpi yang jadi kenyataan.


Malam di UK sendiri dimulai 9:30 ini berbeda jauh dengan dalam negeri yang sudah mulai gelap saat pukul 6. Bagi kami yang berpuasa, kami harus sudah sahur paling lambat sekitar 2:30 am dan bisa berbuka 9:30 pm. Ini salah satu ujian berpuasa tersendiri, yang mau tidak mau wajib kami jalani. Ini bakal menjadi cerita sendiri, perjuangan menjalani puasa 19 jam di Negeri Ratu Elizabeth.


Malamnya kami diajak menghadiri Night Party di lantai paling atas kapal, disini kami menemui begitu banyak peserta lain dari berbagai negara di dunia yang juga diajak Nissan. Disini saya mengenal dua orang peserta asal Singapura, yang mengajak saya bercerita banyak tentang kedekatan mereka dengan Indonesia bahkan berfoto bersama sebagai kenang-kenangan.

Night Party malam itu betul-betul seperti party bule pada umumnya, ada begitu banyak bir,wine, daging babi yang terus-terusan mengajak kami untuk menyantapnya. Bagi muslim, ini kembali menjadi ujian. Untungnya hingga balik ke tanah air, saya tidak terpengaruh untuk menikmati ataupun sekedar mencobanya.


Oh, iya di Kapal Pesiar ini banyak pekerjanya yang berasal dari Indonesia. Berdasarkan salah satu penuturan salah satu mereka, setidaknya ada 30an orang Indonesia yang bekerja disana. Orang kita mungkin sudah terkenal begitu ramah, sehingga banyak di pekerjakan di sektor-sektor pelayanan termasuk salah satunya di Kapal Pesiar.

Nonton Final Liga Champion

Hari pertama di UK berlalu. esoknya kami telah bersiap-siap menyaksikan Pertandingan final yang akan dihelat di Millenium Stadium Cardiff UK. Di Hari Kedua kami di Cardiff ini, kami diinformasikan untuk menuju Hall guna mengambil tiket final. Saya mendapat kursi ke-13 dan baris ke-13, aisle 627, block U27. Ini sebuah blok kursi yang sengaja di pesan untuk kursi undangan Nissan.

Betapa senangnya saya bisa memegang sebuah tiket yang begitu diinginkan oleh banyak orang di berbagai belahan dunia. Katanya tiket nonton Liga Champion apalagi pertandingan final adalah tiket yang paling sulit didapat. Karena Nissan merupakan sponsor utama Liga Champion, Nissan mendapatkan keistimewaan alokasi tiket. Salah satu tiket inilah yang kemudian diberikan ke saya. Duh, senangnya.


Saat sudah mulai siang hari waktu UK, kami diantar langsung menggunakan bus menuju Millenium Stadium. Disana bus kami sengaja parkir lumayan jauh dari stadium, agar kami dapat berjalan kaki guna menyaksikan dan mengalami sendiri hiruk pikuk fans suporter dari kedua tim dengan yel-yel uniknya. Kalau tidak salah bus kami di parkir di halaman kampus Cardiff University.

Di jalan menuju stadium, saya begitu suka dengan penampakan sebuah bangunan seperti kastil. Mirip seperti istana kerajaan di film-film disney. Disini terpampang banner tim yang berlaga di Liga Champion dan foto pemain andalan masing-masing tim. Lalu lintas pejalan kaki di depan kastil ini begitu ramai, kami bahkan begitu sulit untuk sekedar selfie atau mengambil foto. Didepan kastil ini terdapat toko-toko yang menjual cinderamata khas Wales UK, saat pulang saya singgah untuk membeli beberapa oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di tanah air.


Begitu ramai dan rapat lalu lintas untuk masuk ke dalam stadium, kami bahkan beberapa kali kesulitan untuk menemukan gate yang sesuai untuk masuk kedalam stadium. Bila anda menonton dengan lengkap Final Liga Champion yang lalu, masih ingatkah dengan baliho besar bergambar Bale di salah satu sisi stadium? Kami awalnya mengira masuknya melalui pintu dekat baliho besar itu, namun ternyata perlu lagi berputar ke sisi lain stadiumnya, tepatnya pintu di dekat sungai.

Untuk masuk kedalam stadium, kita dilarang untuk membawa tas, kamera dslr, senjata tajam dan lain sebagainya. Barang-barang yang dilarang dibawah ini jelas dimuat di dalam tiket, ini guna mengharapkan pertandingan berjalan lancar dan mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Untungnya kedalam stadium saya berhasil membawah satu buah air mineral, yang saya selipkan di kantong untuk dilemparkan nanti kelapangan digunakan berbuka puasa di dalam stadium.


Pertandingan sendiri dimulai dengan pembukaan oleh Black Eyed Peas, kemudian dilanjutkan oleh pertandingan pamungkas Real Madrid kontra Juventus. Dari bangku suporter Juventus nampak koreografi suporter Juventus yang membentuk tulisan, "The Time is Now". Pertandingan kali ini mungkin begitu berarti bagi fans Juventus untuk sekedar melupakan kekalahan 2015 yang lalu saat bertemu Barcelona di Final, saat itu Juventus kalah 1:3.


Pertandingan begitu memanas dan suporter terlihat mulai tidak bisa menenangkan diri saat gol Mandzukic di menit 27 menyeimbangkan kedudukan. Gol cantik ini membuat barisan suporter Juve "ributnya minta ampun" saya yang berada tidak begitu jauh dari kursi penonton suporter Juve lumayan was-was karena waktu itu saya menggunakan Jersey Madrid. Khawatir alih-alih menjadi sasaran kekecewaan suporter fanatik Juventus.

Uniknya saat gol ke-2, ke-3, dan ke-4 disarangkan Madrid di gawang Buffon, barisan kursi suporter Juve ini sedikit demi sedikit menjadi tenang sebab mulai ditinggal penghuninya. Ini seperti kalau lihat suporter Indonesia di GBK yang seringkali menghilang, padahal petandingan belum juga usai. Hipotesis saya mengatakan, mungkin mereka kecewa.

Peluit tanda habis pertandingan dibunyikan, Real Madrid keluar sebagai pemenang Liga Champion dengan skor telak 4:1. Ini merupakan sejarah, karena madrid berhasil keluar menjadi tim pertama yang menang berturut-turut di Liga Champion. Ronaldo bahkan menjadi Top Skor setelah berhasil menyarangkan dua gol setelah sebelumnya terpaut satu gol dengan Messi, pemegang top skor sementara hingga partai puncak.


Inilah puncak kebahagiaan saya di Cardiff, bisa mengalami sendiri menyaksikan kemenangan Real Madrid di partai puncak adalah sebuah mimpi yang jadi kenyataan. Alhamdulillah, terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan saya kesempatan untuk juga menginjakkan kaki di UK. Sebuah impian terbesar saya sejak kecil.


Terima kasih kepada Nissan yang telah memberi kesempatan blogger ke Cardiff. Senang bisa mengenal sosok bapak yang begitu bersahabat, General Manager Marketing Strategy & Communication and Product Planning Nissan (panjang amat ya :D) bapak Budi Nur Mukmin, Pegawai teladan Nissan yang dapat posisi duduk paling bagus, Mas Joko Suyamto, Blogger keren Mas Choirul dan Mas Herdi dan Couple of The Year Mas Faiz dan Mba Cika. Senang sekali bisa menjadi bagian dari perjalanan yang mengesankan ini, sebuah perjalanan dari sebuah mimpi saya yang jadi kenyataan.









A post shared by darwin (@darwin.jh) on



Cerita tentang Cardiff dan Final Liga Champions dapat dibaca juga di blog teman saya berikut:




Wednesday, 5 April 2017

Ayo Kenal Lebih Dekat Hebatnya Layanan Purna Jual dari Nissan



Ada beberapa keinginan yang saya ingin wujudkan ketika nanti telah memiliki penghasilan sendiri. Keinginan ini merupakan salah satu impian prioritas saya yang saya tulis selepas lulus kuliah dulu dan kinipun masih tertempel di dinding kamar saya. Selain ingin menikah, saya juga ingin sekali bisa memiliki kendaraan roda empat yang bisa membantu mobilitas saya baik dalam mendukung produktifitas kerja saya nanti maupun aktifitas dalam keseharian. Ya, siapa sih yang tidak mau punya mobil sendiri?.

Beberapa waktu lalu saya diajak berwisata mengunjungi salah satu tempat wisata di luar kota. Saya menumpang Mobil Nissan March merah milik salah satu teman saya. Saya memang sudah seringkali berpergian dengan Nissan March ini. Yang menarik, meski jarak ke lokasi yang lumayan dan perlu melalui jalanan kota yang ramai dan padat, saya yang menumpang merasa begitu nyaman berada dalam mobil keluaran pabrikan Nissan ini. Saya sendiri juga begitu suka dengan desain interior dan eksteriornya yang stylist. Nah, jika suatu saat saya memiliki mobil sendiri, saya ingin Nissan March menjadi mobil pertama bagi saya.


Pertimbangan saya mengapa menyukai Nissan March sebenarnya tidak sesederhana hanya karena kenyamanan saat menggunakan maupun desainnya yang stylist, tetapi ada lagi hal yang lebih penting lainnya. Teman saya menjelaskan, pabrikan Nissan March yakni Nissan itu sendiri begitu hebat dalam hal layanan purna jual. Ini seperti keterjangkauan harga suku cadangnya, kemudahan dan keringanan biaya servis, hingga harga jual kembali. Selama ini Nissan memang telah memiliki citra sendiri sebagai produsen mobil kelas atas dengan kualitas layanannya yang prima.

Selain keunggulan produknya yang tidak perlu diragukan lagi, pabrikan mobil asal Negeri Jepang ini dalam hal purna jual benar-benar tidak main-main. Selain lebih mempermudah konsumen, Nissan juga menawarkan berbagai kehebatan berupa keuntungan-keuntungan yang bisa kita dapat dalam menggunakan layanan purna jual dari Nissan. Bahkan bila anda sudah bosan dengan mobil lama anda, apapun merknya, melalui program Trade In & Test Drive (T&T) anda dapat menukarnya dengan Mobil Nissan impian anda. Nah, melalui tulisan ini kita akan mengenal lagi lebih dekat apa-apa saja layanan purna jual dari Nissan.


1. Authorized Body and Paint Workshop

Salah satu hal yang paling dihindari pemilik kendaraan, adalah bila kendaraannya mengalami kerusakan body, baik itu karena menabrak sesuatu ataupun tergores kendaraan lainnya saat berada di jalan raya. Ini belum lagi misalnya bila kita bosan dengan warna kendaraan kita dan ingin melakukan pengecatan ulang. Olehnya agar lebih memuaskan pelanggan, Nissan memberikan fasilitas Body and Paint dengan standar global, bahkan khusus untuk pengecatan, Nissan memberikan garansi 6 bulan sejak tanggal perbaikan.


Setidaknya terdapat 21 lokasi Body and Paint Receiving Nissan di Indonesia, dimana kita dapat dibantu dalam memobilisasi kendaraan kita menuju Body and Paint Workshop, hebatnya bahkan tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan. Setelah selesai di servispun, kendaraan kita dapat kita ambil lagi di Body and Paint Receiving Point.

2. Maintenance Cost

Ada satu program unggulan layanan purna jual terbaru dari Nissan, mulai tahun ini kita dapat menikmati secara gratis biaya jasa berkala hingga dengan 50.000 km atau 4 tahun penggunaan (mana yang tercapai lebih dulu). Ini tentu merupakan terobosan dari Nissan untuk lebih memuaskan pelanggan, dimana kebanyakan pabrikan kendaraan roda empat sekarang hanya memberikan jasa berkala secara gratis antara dua sampai tiga tahun. Ini sangat baik menurut saya, karena sudah sepantasnya kepuasaan pelangganlah yang menjadi prioritas utama pabrikan khususnya dalam industri kendaraan roda empat.


3. Mobile Service

Mau melakukan perawatan berkala, namun tidak punya waktu ke bengkel resmi? Tenang, Nissan sendiri yang akan mendatangi anda. Dengan layanan Mobile Service kita dapat melakukan perawatan berkala dimanapun, mau itu di rumah kita sendiri, kantor, maupun lokasi-lokasi lainnya. Layanan Mobile Service ini bahkan tanpa biaya tambahan, bahkan akan ditangani dengan peralatan khusus dengan kualitas pekerjaan setara bengkel resmi. Cara Booking bisa dengan menghubungi NICOLE 14023.


4. 1X24 Hours Part Availability Guarantee

Dengan melakukan servis di bengkel resmi Nissan, kita tidak perlu khawatir dengan ketersediaan suku cadang asli. Nissan memberikan kemudahan kendaraan kita tetap dapat melakukan penggantian suku cadang dengan menjamin ketersediaan suku cadang dalam jangka waktu maksimum 24 jam (hari kerja). Setidaknya ada lebih dari 500 suku cadang yang masuk dalam program ini. Bagaimana? Menarik bukan!.


5. Service Appointment

Apa jadinya bila kita tidak memiliki banyak waktu, namun tetap ingin melakukan servis berkala di bengkel resmi? Nah, dengan layanan Service Appointment, kita dapat melakukan perjanjian waktu kapan kita dapat mengunjungi bengkel resmi Nissan. Keuntungan dari layanan ini adalah kita mendapat prioritas sehingga tidak perlu mengikuti antrian lagi, bahkan mobil kita akan langsung dikerjakan oleh teknisi karena fasilitas dan suku cadang sudah disiapkan sebelumnya. Dengan begini kita dapat memperkirakan waktu yang kita gunakan untuk ke bengkel, sehingga kegiatan kita lainnya tidak akan terganggu.


6. Nissan Genuine Parts

Kita tidak perlu khawatir bila Mobil Nissan kita sewaktu-waktu mengalami kerusakan suku cadang. Nissan tidak membebankan biaya atas jasa perbaikan atau penggantian suku cadang tersebut, dengan catatan Suku Cadang Nissan yang kita miliki digunakan dalam jangka waktu 20.000 km atau 12 bulan (yang mana tercapai lebih dulu) terhitung dari tanggal penggantian/pemasangan suku cadang di bengkel resmi (authorized workshop) Nissan.


7. Fast Moving Spareparts Price

Terkadang kita mengurungkan untuk melakukan perawatan di bengkel resmi, karena khawatir bila biaya servisnya melebihi dari budget kita. Nah untuk hal ini, kita tidak perlu khawatir lagi, Kita dapat dengan mudah mengetahui harga perawatan ataupun penggantian, ini bisa dengan mengunjungi website Nissan maupun bertanya langsung ke Nicole.


8. Nissan Genuine Key Value

Terakhir, Nissan juga memberikan pilihan ketersediaan suku cadang resmi kepada pelanggan namun dengan harga yang lebih murah bahkan hingga 30%. Dari segi kualitas sendiri, suku cadang resmi ini telah memenuhi dan lulus NADS (Nissan Aftersales Design Standard) yang diuji oleh Nissan Motor Limited (NML). Hanya saja Nissan Genuine Key Value ini memiliki ketahanan 80% namun walau demikian juga memiliki fungsi 100% sama dengan Nissan Genuine Part. Garansi suku cadang ini sendiri sama dengan garansi suku cadang umumnya yaitu 20.000 km atau 12 bulan, mana yang tercapai lebih dulu.


Nah itulah tadi delapan kehebatan yang dimiliki oleh layanan purna jual dari Nissan. Menyenangkan bukan bila bisa memiliki salah satu produk mobil Nissan, yang tidak hanya unggul dari desain dan kenyamanan pengguna namun juga dari segi layanan purna jual. Hingga kini saya masih berharap untuk mewujudkan keinginan saya agar suatu saat dapat memiliki Mobil Nissan March sendiri, apalagi ditambah dengan keunggulan layanan purna jual dari Nissan yang telah dipaparkan diatas.

Bagaimanapun layanan purna jual telah seharusnya menjadi pertimbangan utama dalam memilih kendaraan. Kita tentu mengharapkan mobil kita tetap awet bahkan meski telah bertahun-tahun kita gunakan. Sekarang saya mengajak siapapun dalam membeli mobil ataupun kendaraan lain, agar selalu memperhatikan dan mempertimbangkan layanan purna jual. Karena hal ini yang akan menentukan bagaimana kondisi kendaraan kita kedepannya.






Referensi:
nissan.co.id

Catatan:
Gambar Kreatif dibuat Oleh Penulis